Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Untung Milyaran Rupiah Dari Bisnis Online, Tertarik?

Zaman sudah berkembang pesat, banyak orang secara 'tiba-tiba' menjadi kaya raya berkat perkembangan teknologi.

Apakah Anda ingin menjadi salah satu diantara mereka yang sudah memanfaatkan teknologi untuk meraih kesuksesannya?

Kalau iya, maka Anda sedang membaca artikel yang tepat!

Kenapa?

Karena artikel ini akan memberikan Anda sedikit "celah intipan".

Ya, celah intipan tentang bisnis online yang selama ini dijalankan oleh HANYA SEBAGIAN orang saja, di seluruh dunia.

Mungkin jika dihitung, tidak sampai 0,001% orang dari seluruh dunia yang mengetahui bisnis ini.

Artinya, jika Anda menjalankan bisnis ini, maka Anda tidak perlu khawatir akan terlalu banyak kompetitor.

Sebuah bisnis yang sudah menghasilkan keuntungan milyaran hingga bahkan trilyunan Rupiah!

Dan benar, Saya sendiripun sedang menyicipi gurihnya bisnis ini!

Penasaran?

Kalau iya, maka Anda perlu membaca artikel ini secara lengkap dan benar.

Perlahan saja, tidak apa-apa, yang terpenting adalah Anda dapat menyerap informasi sebanyak-banyaknya dari artikel ini.

Karena artikel ini, nilainya sangat mahal, jika Anda tahu.

Okay, first, let me tell you a story..

Sejarah Awal Mula Adanya Internet

Pada sekitar awal tahun 1960-an, sebuah lembaga Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang bernama ARPA membuat proyek jaringan komputer yang diberi nama ARPANET.

ARPANET merupakan singkatan dari Advanced Research Project Agency Network.

Nah, ARPANET inilah yang menjadi cikal bakal dari Internet yang saat ini menjadi bagian lazim dari kehidupan manusia modern.

Proyek tersebut menghasilkan telmuan bahwa perangkat lunak (software) pada komputer bisa berpadu padan dengan perangkat keras (hardware).

Proyek yang pada awalnya hanya dibuat untuk memenuhi keperluan militer saja itu, disadari dapat membawa perubahan besar pada kehidupan manusia.

Ya, para pengembangnya mulai berpikir bahwa alat ini memungkinkan manusia untuk dapat berkomunikasi dalam jarak jauh.

Proyek ARPANET ini juga menjadi cikal bakal daripada jaringan telepon klasik yang biasa Anda temui di rumah, di era sebelum smartphone dan telepon genggam.

Tentu saja, ARPANET juga menjadi awal mula daripada smartphone dan telepon genggam.

Setelah melalui beragam proses penelitian dan pengembangan, ARPANET berubah nama menjadi internet.

Internet merupakan singkatan daripada Interconnected Network

Pada tahun 1980-an, proyek internet mendapatkan pendanaan masif dari National Science Foundation Network dan pihak swasta untuk ekstensi komersial lainnya.

Pendanaan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi dunia dalam pengembangan dari teknologi terbaru serta penggabungan banyak jaringan.

Setelah melewati sejarah pengembangan yang begitu panjang dan super ribet, Internet mulai merambah menjadi wadah untuk informasi digital.

Dimana, seseorang dimungkinkan untuk mengakses informasi dari komputer lainnya dan bahkan juga saling bertukar informasi.

Pada saat itu, untuk dapat mengakses komputer (server) lain tidaklah mudah.

Anda harus mengetikkan alamat IP (Internet Protocol) dari komputer yang ingin diakses, yang terdiri dari urutan angka-angka acak.

Problem ini pun menjadi perhatian khusus bagi para pengembang internet.

Hingga akhirnya, pada awal sekitar tahun 1986-an, sebuah sistem penamaan komputer diperkenalkan kepada masyarakat.

Sistem tersebut saat ini dikenal dengan istilah DNS, yang merupakan singkatan daripada Domain Name System.

DNS memungkinkan kita untuk mengakses suatu halaman website secara mudah.

Yaitu, cukup dengan mengetikkan alamat website yang ingin Anda kunjungi pada address bar browser di perangkat Anda.

Misalnya, Anda hanya perlu mengetikkan AlamatBlog.com di address bar browser Anda untuk mengakses halaman website ini.

Ya, AlamatBlog.com adalah DNS dari blog Saya yang saat ini sedang Anda kunjungi.

Nah, ini dia bisnisnya!

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sesungguhnya AlamatBlog atau DNS ini sangatlah langka dan terbatas?

Betul, satu domain hanya bisa dimiliki oleh 1 pihak, baik itu perorangan, perusahaan maupun negara.

Kelangkaan dan keterbatasan domain inilah yang membuat banyak pihak rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk memiliki sebuah nama domain.

Terlebih, jika nama domain itu mewakilkan suatu identitas pribadi maupun perusahaan.

Anda bisa membaca kisah berikut ini,

Kisah Berpindah-tangannya Domain Google.com

Pada akhir tahun 2015, seorang karyawan dari perusahaan mesin pencari raksasa, Google, membeli domain perusahaan tempat Ia bekerja seharga US$12.

Dia berhasil membeli domain milik Google di layanan domain milik Google; Google Domains.

Setelah pihak Google menyadari bahwa domain milik mereka telah berpindah tangan, mereka langsung menghubungi Sanmay Ved (sang pemilik sementara domain Google.com) untuk mengambil alih kepemilikan domain Google.com kembali.

Well, sebagai karyawan yang baik dan membeli domain tersebut untuk tujuan 'iseng', Ved dengan sukarela memberi kembali domain tersebut kepada perushaaan tempat Ia bekerja saat itu.

Meskipun hanya berhasil memiliki domain Google.com selama 1 MENIT,

Ved (nama gaulnya) berhasil menjual kembali domain Google.com kepada pihak Google Inc dengan harga US$6,006.13

Atau sekitar Rp. 80,1 Juta (menurut kurs USD/IDR pada saat itu).

Coba perhatikan lagi digit uang dalam satuan Dollar diatas.

Jika Anda membacanya dengan perlahan, maka Anda menemukan bahwa jumlah itu dipilih karena terbaca seperti GOOGLE.

Andai saja nominal itu adalah susunan huruf.

Jadi, apa yang Anda pelajari dari kisah diatas?

Setelah membaca kisah diatas, kita sekarang menyadari bahwa nama domain ini sangat amat bernilai.

Bagaimana tidak? Domain yang dibeli seharga US$12 (sekitar Rp. 148 Ribu) dalam waktu 1 menit terjual seharga Rp. 80 Juta!

Tidak hanya itu, beberapa domain bahkan terjual dengan harga fantastis!

Yakni, hingga mencapai milyaran rupiah.

Berikut ini, adalah daftar domain teratas dengan harga jual tertinggi hingga saat ini:

Sumber: GoDaddy.com
  1. CarInsurance.com ~ US$49.7 Juta
    atau sekitar Rp. 717.3 Milyar Rupiah
  2. Insurance.com ~ US$35.6 Juta
    atau sekitar Rp. 513.8 Milyar Rupiah
  3. VacationRentals.com ~ US$35 Juta
    atau sekitar Rp. 505.1 Milyar Rupiah
  4. PrivateJet.com ~ US$30.1 Juta
    atau sekitar Rp. 436.5 Milyar Rupiah
  5. Voice.com ~ US$30 Juta
    atau sekitar Rp. 433.9 Milyar Rupiah
Semua domain diatas, pada awalnya hanya dibeli seharga US$10-15, atau sekitar Rp. 150,000 saja.

Posting Komentar untuk "Untung Milyaran Rupiah Dari Bisnis Online, Tertarik?"